Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Monday, August 29, 2022

Lirik Lagu Ojo Dibandingke

Batak Channel - Lirik lagu Ojo Dibandingke yang dinyanyikan oleh penyanyi cilik bernama Farel Prayoga menjadi viral. Bagaimana tidak, tepat pada upacara perayaan HUT RI ke-77 di istana negara, Farel Prayoga berhasil membuat riuh para peserta upacara. Mulai dari presiden Jokowi, para menteri dan tamu undangan dibuat bergoyang oleh lantunan lagu Ojo Dibandingke yang dibawakan Farel Prayoga. Simak lirik Ojo Dibandingke lengkap berikut ini.


Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
Tak oyak'a, aku ya ora mampu
Mung sak kuatku mencintaimu

Ku berharap engkau mengerti
Di hati ini hanya ada kamu

Jelas beda yen dibandhingke
Ora ana sing tak pamerke
Aku ra isa yen kon gawe-gawe
Jujur, sak anane

Sapa wonge sing ra lara ati?
Wis ngancani tekan semene
Nanging kabeh ora ana artine
Ra ana ajine

Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
Tak oyak'a, aku ya ora mampu
Mung sak kuatku mencintaimu

Ku berharap engkau mengerti
Di hati ini hanya ada kamu

Sapa wonge sing ra lara ati? (Hei, hok-heh)
Wis ngancani tekan semene
Nanging kabeh ora ana artine
Ra ana ajine

Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
Tak oyak'a, aku ya ora mampu
Mung sak kuatku mencintaimu

Wong ko ngene, kok dibandhing-bandhingke
Saing-saingke? Ya, mesthi kalah
Tak oyak'a, aku ya ora mampu (hak e)
Mung sak kuatku mencintaimu

Ku berharap engkau mengerti
Di hati ini hanya ada kamu
Ku berharap engkau mengerti
Di hati ini hanya ada kamu (hok a, hok e)



Lirik Hati-hati di Jalan

Lirik lagu Hati-hati di Jalan diciptakan sekaligus dipopulerkan oleh Tulus. Lagu bergenre pop blues ini berhasil menyita perhatian para penggemarnya. Lirik lagu Hati-hati di Jalan pun masuk trending search di mesin pencarian Google. Lagu Hati-hati di Jalan banyak dicover di Youtube hingga viral di aplikasi macam Tiktok. Berikut ditulis lengkap lirik lagu Hati-hati di Jalan.






Perjalanan membawamu
Bertemu denganku, ku bertemu kamu
Sepertimu yang kucari
Konon aku juga s'perti yang kaucari

Kukira kita asam dan garam
Dan kita bertemu di belanga
Kisah yang ternyata tak seindah itu

Kukira kita akan bersama
Begitu banyak yang sama
Latarmu dan latarku
Kukira takkan ada kendala
Kukira ini 'kan mudah
Kau, aku jadi kita

Kasih sayangmu membekas
Redam kini sudah pijar istimewa
Entah apa maksud dunia
Tentang ujung cerita
Kita tak bersama

Semoga rindu ini menghilang
Konon katanya waktu sembuhkan
Akan adakah lagi yang sepertimu?

Kukira kita akan bersama
Begitu banyak yang sama
Latarmu dan latarku
Kukira takkan ada kendala
Kukira ini 'kan mudah
Kau, aku jadi kita

Kau melanjutkan perjalananmu
Ku melanjutkan perjalananku

Kukira kita akan bersama
Begitu banyak yang sama
Latarmu dan latarku
Kukira takkan ada kendala
Kukira ini 'kan mudah
Kau, aku jadi kita

Kukira kita akan bersama
Hati-hati di jalan



Monday, August 1, 2022

Apa Itu Pariban?

Batak Channel - Bagi anda yang penasaran dengan apa itu Pariban? Artikel ini akan berusaha memberi pemahaman sederhana tentang apa itu Pariban.


Orang bersuku batak, pada umumnya telah mengerti apa itu Pariban. Siapa yang dapat dipanggil Pariban? Dan kenapa bisa jadi Pariban. Namun demikian, karena kata "Pariban" ini sudah ramah di telinga masyarakat umum, banyak juga orang di luar suku Batak yang penasaran dengan apa itu Pariban.

Terlebih dahulu anda ketahui, panggilan ke orang lain dalam suku batak disebut juga Tutur. Sebagai contoh, A memanggil B dengan panggilan Tulang. Maka panggilan atau tutur A ke B adalah Tulang. Kemudian B memanggil A dengan panggilan Bere. Maka panggilan atau tutur B ke A adalah Bere.

Panggilan Pariban bisa dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan. Artinya baik laki-laki maupun perempuan pasti memiliki pariban dalam tutur panggilan suku batak. Adapula tutur pariban kandung dan pariban tidak kandung (perihal kandung dan tidak kandung rasanya mudah dipahami).

Lalu bagaimana syarat agar seseorang dapat memanggil seseorang yang lain dengan tutur pariban, kandung maupun tidak kandung?
 
Sebelum masuk ke tutur Pariban, sebelumnya harus diketahui dahulu tutur Tulang. Sama dengan Pariban, tutur Tulang juga ada Tulang kandung dan Tulang tidak kandung. Demikian pula dengan semua tutur dalam suku batak, ada kandung dan tidak kandung.

Tulang adalah saudara laki-laki dari ibu (tulang yang ini disebut tulang kandung). Sementara tulang tidak kandung adalah laki-laki yang semarga dengan ibu. Kandung adalah saudara sedarah, tidak kandung adalah selain dari yang kandung.

Agar lebih mudah dipahami, berikut diterangkan dalam sebuah contoh.
Kita memulai dari kaum laki-laki terlebih dahulu. Seorang laki-laki sebutlah namanya Luga bermarga Pasaribu, dilahirkan oleh seorang ibu bermarga -untuk kaum perempuan biasa disebut 'boru'- Siregar. Dengan demikian maka marga Siregar adalah tulang dari si Luga Pasaribu.

Dari contoh di atas mana kategori untuk tutur Tulang kandung dan Tulang tidak kandung? Tulang kandung adalah saudara sedarah dari ibu, sementara tulang tidak kandung adalah laki-laki marga Siregar pada umumnya baik dari saudara dekat maupun saudara jauh. Atau bahkan ketika Luga bertemu dengan laki-laki bermarga Siregar di perantauan misalnya, maka Luga berhak memanggilnya dengan tutur Tulang. Begitulah tutur Tulang.

Kembali ke tutur Pariban, bagaimana? Siapa yang menjadi pariban dari Luga Pasaribu? Pariban dari Luga Pasaribu adalah semua perempuan keturunan marga Siregar. Pariban kandung dan tidak kandung seharusnya sudah dapat anda tebak. Ya benar, pariban kandung berasal dari tulang kandung, sedangkan pariban tak kandung berasal dari tulang tidak kandung.

Nah, itu untuk kaum laki-laki seperti Luga Pasaribu. Bagaimana bila Luga Pasaribu memiliki saudari perempuan katakanlah bernama Luna Pasaribu. Siapakah yang menjadi pariban dari Luna Pasaribu?

Untuk mengetahuinya, maka kembali anda harus mengetahui tutur Inangboru (Namboru). Namboru adalah tutur terhadap saudari perempuan dari Ayah.

Perihal namboru kandung dan tidak kandung, penulis anggap anda sudah paham. Maka sebagai kaum perempuan, Luna Pasaribu akan memiliki pariban, laki-laki keturunan dari Namboru.

Oh iya, tutur pariban tidak dibatasi oleh usia. Meski pada umumnya tutur pariban cenderung dipakai oleh kawula muda, namun dari bayi hingga usia renta tetap memakai tutur pariban.

Begitulah panggilan atau tutur pariban pada suku batak. Semoga dengan penjelasan singkat ini anda dapat mengerti dan mulai memahami panggilan pariban pada suku batak.

Tuesday, July 26, 2022

Lirik Lagu Melukis Senja

Batak Channel - Berikut kami berikan lirik lagu Melukis Senja yang dipopulerkan oleh Budi Doremi. Selamat menikmati. Video lirik juga ada dibawah artikel lirik lagu Melukis Senja ini.


Melukis Senja
Cipt. Budi Doremi


Aku mengerti 
perjalanan hidup yang kini kau lalui
Aku berharap 
meski berat kau tak merasa sendiri
Kau telah berjuang 
menaklukankan hari-hari mu yang tak mudah
Biar ku menemanimu
Membasuh lelah mu

Izinkan ku lukis senja
Mengukir namamu di sana
Mendengar kamu bercerita
Menangis tertawa

Biar ku lukis malam
Bawa kamu bintang-bintang
Tuk Temanimu yang terluka
Hingga kau bahagia

Aku disini 
walau letih Coba lagi jangan berhenti
Ku berharap 
meski berat kau tak merasa sendiri
Kau telah berjuang 
menaklukankan hari-hari mu yang tak Indah
Biar ku menemanimu
Membasuh lelah mu

Izinkan ku lukis senja
Mengukir namamu di sana
Mendengar kamu bercerita
Menangis tertawa

Biar ku lukis malam
Bawa kamu bintang-bintang
Tuk Temanimu yang terluka
Hingga kau bahagia

Izinkan ku lukis senja
Mengukir namamu di sana
Mendengar kamu bercerita
Menangis tertawa

Biar ku lukis malam
Bawa kamu bintang-bintang
Tuk Temanimu yang terluka
Hingga kau bahagia

Tuk Temanimu yang terluka
Hingga kau bahagia



Lirik Lagu Runtuh

Batak Channel - Lirik lagu Runtuh dipopulerkan sekaligus diciptakan oleh penyanyi bernama Fiersa Besari dan Feby Putri. Lagu Runtuh ini bercerita tentang perasaan seseorang yang terluka karena cinta. Untuk memaknai lebih dalam mengenai lagu Runtuh ini, sila dinikmati lirik lagu Runtuh di bawah ini.


Runtuh
Cipt. Fiersa Besari & Feby Putri

Ku terbangun lagi
Di antara sepi
Hanya pikiran yang ramai
Mengutuki diri
Tak bisa kembali
'Tuk mengubah alur kisah

Ketika mereka meminta tawa
Ternyata rela tak semudah kata

Tak perlu khawatir, ku hanya terluka
Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa
Namun bolehkah s'kali saja ku menangis?
Sebelum kembali membohongi diri

Ketika kau lelah
Berhentilah dulu
Beri ruang, beri waktu

Mereka bilang, "Syukurilah saja"
Padahal rela tak semudah kata

Tak perlu khawatir, ku hanya terluka
Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa
Namun bolehkah s'kali saja ku menangis?
Sebelum kembali membohongi diri

Ha, ha, ha-ah
Ha, ha, ha-ah
Ha, ha, ha-ah-oh

Kita hanyalah manusia yang terluka
Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa
Namun bolehkah sekali saja ku menangis?
Ku tak ingin lagi membohongi diri
Ku ingin belajar menerima diri



Monday, July 25, 2022

Lirik Lagu Bukan Rayuan Gombal

Batak Channel - Lirik lagu Bukan Rayuan Gombal yang booming di Indonesia pada jamannya. Dibawakan oleh penyanyi solo jebolan audisi Indonesian Idol, Judika. Hingga kini lagu ini masih tetap ramah di telinga pecinta musik pop Indonesia, dan telah banyak dicover oleh penyanyi-penyanyi eksis di Youtube. Berikut lirik lengkap lagu Bukan Rayuan Gombal.


Bukan Rayuan Gombal
Cipt. Aris Dian Purnomo

Duhai kekasih pujaan yang slalu di hati
Aku menunggumu
Engkau gadis yang slalu hadir dalam mimpiku
Di setiap tidurku

Dengarkanlah
Aku cinta
Ingin aku
Selalu menjaga dirimu
Menemani di setiap waktu

Dengarlah sayangku
Tiada yang lain saat ini
Engkaulah yang ada di hati
Engkaulah yang ada di hati

Duhai kekasihku
Hanyalah dirimu yang ku mau
Tiada yang lain di hati
Selamanya hanya dirimu

Dengarlah puisi yang akan aku berikan
Ungkapan hatiku
Tiada lain yang bisa ku berikan oh
Hanyalah cintaku yee

Dengarlah sayangku
Tiada yang lain saat ini
Engkaulah yang ada di hati
Engkaulah yang ada di hati

Duhai kekasihku
Hanyalah dirimu yang ku mau
Tiada yang lain di hati
Selamanya hanya dirimu

Aku ingin
Menemani harimu
Dan mencoba mengisi rasa kesepian di hatimu
Ooh sampai nanti
Hanya slalu namamu
Slalu namamu yang ada di dalam lubuk hatiku
Yee

Dengarlah sayangku
Tiada yang lain saat ini
Engkaulah yang ada di hati
Engkaulah yang ada di hati

Duhai kekasihku
Hanyalah dirimu yang ku mau
Tiada yang lain di hati
Selamanya hanya dirimu oh ye ye ye yeah

Mungkin anda juga suka lirik ini:

Dengarlah sayangku
Tiada yang lain saat ini
Engkaulah yang ada di hati
Engkaulah yang ada di hati

Duhai kekasihku
Hanyalah dirimu yang ku mau
Tiada yang lain di hati
Selamanya hanya dirimu dirimu ooh

Dengarlah sayangku
Tiada yang lain saat ini
Engkaulah yang ada di hati
Engkaulah yang ada di hati
Selamanya hanya dirimu



Wednesday, July 20, 2022

Lirik Lagu Tak Ingin Usai

Batak Channel - Lirik lagu Tak Ingin Usai yang dipopulerkan oleh Keisya Levronka dan diciptakan oleh Mario G Klau. Lagu ini bercerita tentang kisah asmara yang retak namun api rindu asmara membuat asa tetap terjaga, untuk bersama kembali.


Tak Ingin Usai
Cipt. Mario G. Klau

Berdiri
Ku memutar waktu
Teringat
Kamu yang dulu

Ada di sampingku setiap hari
Jadi sandaran ternyaman
Saat kulemah saat ku lelah
Ho wo wo

Tersadar
Ku tinggal sendiri
Merenungi
Semua yang tak mungkin

Bisa ku putarkan kembali s'perti dulu
Kubahagia tapi semuanya hilang tanpa sebab
Kauhentikan semuanya
Ho oh oh

Terluka dan menangis tapi ku terima
Semua keputusan yang telah kau buat
Satu yang harus kau tahu
Ku menanti kau tuk kembali

Jujur ku tak ingin engkau pergi
Tinggalkan semua usai di sini
Tak tertahan air mata ini
Mengingat semua yang t'lah terjadi

Ku tahu kau pun sama s'perti aku
Tak ingin cinta usai di sini
Tapi mungkin inilah jalannya
Harus berpisah ho oh ho

Yang lagi viral

Terluka dan menangis tapi ku terima
Semua keputusan yang telah kau buat
Satu yang harus kau tahu
Ku menanti kau tuk kembali

Ho ho wo oh
Tinggalkan semua usai di sini

Ku tahu kau pun sama s'perti aku
Tak ingin cinta usai di sini
Tapi mungkin inilah jalannya
Harus berpisah ho oh

Berharap suatu saat nanti
Kau dan aku kan bertemu lagi
S'perti yang kau ucapkan
S'belum kau tinggalkan aku



Tuesday, July 19, 2022

Lirik Lagu Tiara

Batak Channel - Berikut lirik lagu Tiara yang dipopulerkan oleh Raffa Affar dan viral di tiktok. Lagu Tiara dicover juga oleh Indah Yastami dan tidak kalah bagusnya. Lagu Tiara original ini adalah karya band asal Malaysia dekade 90-an Kris. Di bawah artikel ini terlampir juga video lirik lagu Tiara.
Tiara
Cipt. M. Nasir

Tiara, menggamit kenangan zaman persekolahan
Tiara, ku mimpi kita bersanding atas kayangan
Seakan bisa kusentuh peristiwa semalam
Di malam pesta engkau bisikkan
Kata azimat di telinga

Kita, terpaksa berpisah untuk mencari arah
Kita, dipukul ombak hidup alam yang nyata
Engkau jauh meniti puncak menara gading
Yang menjanjikan hidup sempurna
Tapi aku hanya, tunduk ke bumi
Hidup tertekan

Jika kau bertemu aku begini
Berlumpur tubuh dan keringat membasah bumi
Di penjara terkurung terhukum
Hanya bertemankan sepi
Bisakah kau menghargai

Cintaku yang suci ini
Oh! Tiara, pedihnya
Dapatkah kau merasakan

Ooo..
Jika kau bertemu aku begini
Berlumpur tubuh dan keringat membasah bumi
Di penjara terkurung terhukum
Hanya bertemankan sepi

Bisakah kau menghargai
Cintaku yang suci ini
Oh! Tiara, pedihnya
Dapatkah kau merasakan
Oh! Tiara, pedihnya
Dapatkah kau merasakannya



Monday, July 18, 2022

Lirik dan Terjemahan Lagu Batak Tung So Hutagam

Batak Channel - Lirik lagu batak Tung So Hutagam (Tak Kusangka) bercerita tentang kepedihan yang dirasakan seorang insan manusia akibat dari perlakuan kejam pasangannya semasa mereka pacaran. Di mana sang mantan hanya memanfaatkan kebaikan dari pasangannya, yang pada akhirnya tega meninggalkan pasangan tersebut begitu saja dan berlabuh ke hati yang lain. Lirik lagu ini tidak diterjemahkan kata per kata (harfiah). Namun diartikan sesuai kalimat lengkap, yang mana kalimat tertentu kadang tidak harus diterjemahkan secara kata per kata (harfiah).

Tung So Hutagam (Tak Kusangka)
Cipt. Dompak Sinaga
Dipopulerkan oleh: Duo Naimarata

Songon udan na tompu doras madabu
(Bagai hujan tiba-tiba deras turun)
Panetek ni ilukki dang tarambatan
(Tetesan air mataku tak terhentikan)
Dung didok ho di jolokki
(Setelah di depanku kau berucap)
Asa sirang au sian ho
(Agar kita berpisah)
Hoo.. tung so huboto
(Hoo..Sungguh tak tahu)
Boasa dohononmu songoni
(Mengapa kau katakan begitu)

Tung pulut do rohami manuntun lomo
(Sunggu tega hatimu pergi begitu saja)
Ditinggalhon hodo au di paralangan
(Kau tinggalkan aku dalam ketidakjelasan)
Munggil roham dung dapot ho
(Hatimu berubah setelah kau dapat)
Akka na tonggi sian ngolukki
(Segala hal manis dari hidupku)
Hoo dang tarsolsolan
(Hoo.. tak tersesalkan)
Boasa olo au naujui
(Mengapa dahulu aku mau)

Borngini tung so boi au modom
(Malam itu, kutak bisa tidur)
Mamikkiri jorbut ni pangalahom
(Memikirkan seramnya perlakuanmu)
Tung so hutagam ampehononmu
(Tak kusangka kau limpahkan)
Tu au na dokdoki
(Padaku hal yang berat ini)

Ilukki nunga saor tu ombun
(Air mataku sudah meresap pada embun)
Habang arian dohot bornginnai
(Terbang siang dan malam)
Asa i marsogot mambaen ho taringot
(Biar esok itu membuatmu teringat)
Tu na ni ulami
(Terhadap apa yang kau lakukan)

Huuu ...
Ingotonmu mai da na niulami
(Kan kau ingat yang kau lakukan)
Asa i marsogot mambaen ho taringot
(Biar esok itu membuatmu teringat)
Tu na ni ulami
(Terhadap apa yang kau lakukan)

Cek lagu dan liriknya di sini:

Sunday, July 17, 2022

Lirik Lagu Batak Tung So Hutagam

Batak Channel - Lirik lagu batak Tung So Hutagam disertakan juga video youtube yang terlampir di bagian akhir artikel ini. Selamat menikmati.


Tung So Hutagam

Cipt. Dompak Sinaga
Dipopulerkan oleh: Duo Naimarata

Songon udan na tompu doras madabu
Panetek ni ilukki dang tarambatan
Dung didok ho di jolokki
Asa sirang au sian ho
Hoo tung so huboto
Boasa dohononmu songoni

Tung pulut do rohami manuntun lomo
Ditinggalhon hodo au di paralangan
Munggil roham dung dapot ho
Akka na tonggi sian ngolukki
Hoo dang tarsolsolan
Boasa olo au naujui

Borngini tung so boi au modom
Mamikkiri jorbut ni pangalahom
Tung so hutagam ampehononmu
Tu au na dokdoki

Ilukki nunga saor tu ombun
Habang arian dohot bornginnai
Asa i marsogot mambaen ho taringot
Tu na ni ulami

Huuu ...
Ingotonmu mai da na niulami
Asa i marsogot mambaen ho taringot
Tu na ni ulami

Tonton lagu dan liriknya di sini:


Monday, December 10, 2018

Welcome to Danau Toba

Batak Channel - Danau Toba dengan segala pesona yang melekat padanya merupakan destinasi utama para wisatawan baik lokal maupun mancanegara di daerah Medan - Sumatera Utara. Danau Toba yang dikelilingi oleh beberapa kabupaten memiliki jarak tempuh variatif dari pusat kota Medan, namun bila diambil rataan sekitar 4-6 jam perjalanan darat.

Danau Toba memiliki sejarah panjang pada proses pembentukannya. Ia terbentuk akibat letusan gunung api raksasa di masa lampau, yang hingga saat ini masih diteliti oleh para ilmuwan. Barangkali karena sejarahnya, Danau Toba menjadi amat begitu menarik bagi orang.

Didaulat dan dalam prosesnya sedang akan dijadikan sebagai salah satu destinasi prioritas di antara destinasi lain se-Nusantara oleh pemerintah Indonesia, kini Danau Toba semakin ramah di telinga masyarakat luas berkat promosi dan pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah.


Banyak pihak menyatakan bahwa Danau Toba menyimpan banyak potensi yang seharusnya dapat dieskplorasi dan dikembangkan. Meski pada kenyataanya, untuk mengembangkan Danau Toba tidaklah semudah wacana saja. Karena akan melibatkan semua pemangku kepentingan dan yang  terutama adalah bagaimana meyakinkan masyarakat setempat bahwa memajukan Danau Toba dapat memberi berdampak positif bagi masyarakat lokal tanpa merasa kelak akan terancam dan tersisihkan oleh kemajuan itu sendiri.

Ada beberapa cara yang dilakukan oleh pemerintah dan pemerhati wisata dan budaya  dalama memperkenalkan Danau Toba. Salah satunya Festival Danau Toba (sebelumnya dikenal dengan Pesta Danau Toba).


Ajang tahunan yang diprakarsai pemda dan didukung oleh pihak swasta ini pada pelaksanaannya dikemas menjadi semacam ajang adu kreativitas seni dan budaya antar kabupaten yang berdomisili dalam lingkar pesisir Danau Toba.

Sejak awal pembentukan, program ini bertujuan untuk melestarikan budaya, adat istiadat, dan kerukunan antar suku (suku dan puak apa saja, Batak dengan puak-puaknya, Melayu, dan lainnya) yang ada di sekitar wilayah Danau Toba. Untuk menjaga supaya budaya Batak itu tetap eksis, puak dalam suku Batak itu tidak terpecah, tidak tertindas oleh laju zaman, tidak terkotak-kotak oleh perbedaan kepercayaan, tidak terlupakan oleh anak-anak milenial yang masif dengan budaya modern. Sebuah niat tulus yang istimewa.


Maka dibentukah sebuah kegiatan bersifat massal di mana di dalamnya terhimpun semua unsur masyarakat maupun pemerintah yang hidup dan tinggal di sekitaran Danau Toba, yang kemudian diberi nama Pesta Danau Toba.

Beragam atraksi maupun kompetisi berbungkus rasa kekeluargaan diperlombakan, seperti lomba tari-tarian daerah, lomba musik seruling, paduan suara, vokal grup hingga perahu dayung. Ada juga festival kopi dan kuliner beserta pameran pariwisata dan ekonomi kreatif. Itu untuk kelompok beregu. Secara individu, tentu saja anda dapat berpartisipasi di dalamnya, karena memang terbuka untuk umum.


Selain mempererat hubungan sosial antar masyarakat lokal dengan puak-puak yang berbeda, pergelaran ini sekaligus juga dijadikan sebagai ajang promosi Danau Toba ke masyarakat luas. Tanpa menghilangkan tujuan dasar dari azas pembentukan Festival Danau Toba.

Bagi anda pecinta seni, budaya, adat istiadat, penikmat alam dan tentu saja penikmat keindahan, rasanya akan menjadi sebuah penyesalan kelak jika anda tidak merasakan langsung euforia Festival Danau Toba. Terdapat kemeriahan, kebahagiaan, keharmonisan hingga pengetahuan tentang seni budaya masyarakat adat. Sesuatu yang guna bila dilewatkan. Khazanah hidup barangkali akan anda temukan di sana.


Program 1000 Tenda adalah satu di antara cara lain yang ditempuh pegiat wisata untuk mengajak khalayak umun lebih dekat lagi dengan alam Danau Toba. Mereka ini, para pecinta alam ini yakin, bahwa lebih dekat dengan alam akan semakin menyadarkan orang bahwa betapa perlunya berbaur sekaligus menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Hidup dan berdampingan dengan alam. Tentu orang-orang akan sepakat dengan hal itu.

Di acara 1000 Tenda, anda akan diajak menikmati pesona Danau Toba dari dekat, sangat dekat hingga anda seolah-olah berada dalam genggamannya, caranya dengan mendirikan tenda kemah persis di pinggiran pantai pesisir Danau Toba. Lokasi kemah telah disediakan panitia, peralatan kemah juga dapat anda sewa di lokasi, parkiran luas hingga masalah keamanan ditanggungjawabi penuh oleh panitia pelaksana. Yang terakhir disebut, tidak perlu memberi keraguan karena panitia pelaksana sudah bekerja sama dengan pemerintah setempat. Jadi, terjamin!


Pelukan dingin angin danau, kemilau bintang di gemerlap malam, debur merdu ombak hanya sebagian kecil nikmat yang disuguhkan alam Danau Toba, di antara selingan lantunan lagu khas musisi lokal. Sunrise dan Sunset di balik tebing dinding air Danau Toba juga begitu mengesani. Pelepasan lampion, menyaksikan layar lebar film karya kreatif anak daerah di tepian Danau Toba, dan masih banyak kegiatan lain lagi. Begitu indah memang.

Jika anda beruntung, selain sahabat, dipertemukan dengan pacar bahkan jodoh pun merupakan sesuatu yang lumrah terjadi. Karena partisipan dalam acara ini terdiri dari berbagai latarbelakang profesi, asal-usul, suku dan usia. Meski pada umumnya didominasi oleh traveller backpakcer, mahasiswa dan pecinta wisata.
 

Dari pengalaman penulis, banyak sekali manfaat yang dirasakan langsung saat mengikuti acara ini. Apa saja manfaatnya? Selain yang disebutkan di atas, tentu jawabannya akan anda temukan sendiri ketika datang dan bergabung. Anda pasti tidak akan menemukan kata ‘sesal’, ia akan sembunyi rapih di balik kantong belakang celana anda.

Oh iya, di sekitar pesisir Danau Toba ini pun terdapat banyak penginapan dengan harga variatif. Mulai dari harga vip, eksekutif, ekonomi hingga yang dapat ditawar dapat anda temukan. Jika anda tidak berminat tinggal di hotel karena terlalu mainstream ataupun keterbatasan budget, menginap di rumah warga lokal model ‘live in’ dapat menjadi pilihan pas.
 

Begitulah, baik Festival Danau Toba maupun program 1000 Tenda hanyalah beberapa tindakan nyata para pecinta alam Danau Toba dalam rangka mempromosikan pesona Danau Toba ke mata dunia. Berkunjung ke Danau Toba tentu saja tidak mesti saat event ini berlangsung. Anda dapat datang kapan saja. Nikmati pesona sudut pandang Danau Toba dari berbagai titik dan sisi.

Kota Parapat, Desa Silalahi – Paropo, Pulau Samosir, Pantai Pasir Putih Parbaba, Pandai Indah Situngkir, Pantai Batu Hoda, Bukit Indah Simarjarunjung (BIS), Bukit Holbung, Bukit Gajah Bobok, Panatapan Huta Ginjang, Panatapan Sipinsur, Kota Muara-Bakara, Air Terjun Sipiso-piso, dan masih banyak lagi.
 

Ketika anda jenuh dengan rutinitas harian, mari datanglah ke Danau Toba. Dia dengan sangat sukarela akan menjadi tempat peluapan rasamu. Entah rasa apapun itu, bawalah! Danau Toba akan selalu menjadi alamat tepat mengantar rasa, dan olehnya akan merubah segala rasamu jadi ketenangan dan bahagia.

Kesan yang melekat pada penulis acap kali berkunjung ke Danau Toba adalah: rasa enggan ketika waktu berpisah tiba. Seperti tidak rela meninggalkan seonggok surga dunia. Pandangan akan selalu melirik ke belakang hingga akhirnya penampakan Danau Toba benar-benar hilang dari jangkauan mata.

Sunday, February 11, 2018

Kenakan Baju Motif Ulos Sadum, Sri Mulyani Dinobatkan Menteri Terbaik Sedunia

Batak Channel - Dubai, UEA. Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani dinobatkan sebagai menteri terbaik sedunia (The Best Minister In The World 2018). Penghargaan ini diterima dalam acara World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab.

Thursday, January 25, 2018

Kebakaran Terjadi di Desa Limbong Sosor Nangka, Sianjur Mula-mula

Batak Channel – Peristiwa kebakaran rumah dialami oleh masyarakat Desa Limbong Sosor Nangka, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir. Kejadian nahas ini berlangsung sekitar jam 6 sore, Kamis 25 Januari 2018 waktu setempat.

Kebakaran Terjadi di Desa Limbong Sosor Nangka, Sianjur Mula-mula

Batak Channel – Peristiwa kebakaran rumah dialami oleh masyarakat Desa Limbong Sosor Nangka, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir. Kejadian nahas ini berlangsung sekitar jam 6 sore, Kamis 25 Januari 2018 waktu setempat.

Thursday, December 7, 2017

Bagak Nai! Selain Samosir, Inilah 4 Pulau Indah di Sekitaran Danau Toba

pulau tao - tobadetour.comBerbicara tentang keindahan Danau Toba dan seisinya memang tiada habisnya. Danau yang memiliki pulau vulkanik raksasa di tengah-tengahnya ini memang menyimpan sejuta pesona, yakni Samosir. Dan konon, masih terdapat sejumlah titik wisata baik itu pulau kecil maupun pemangangan yang bisa dijadikan sebagai tujuan wisata namun tidak begitu banyak diketahui publik.

Saturday, December 2, 2017

Prada Firton Lumbantoruan, Yatim Piatu dari Siborong-borong yang Berprestasi

TNI AD - Aceh Besar, Prada Firton Lumbantoruan mendapat apresiasi dan kebanggaan tinggi dari atasannya berkta torehan prestasinya. Adalah Danrindam Iskandar Muda Kolonel Infanteri Niko Fahrizal mengaku sangat bangga terhadap sosok berdarah Batak tersebut.

Monday, October 16, 2017

Saat Jokowi Berpantun Arsik-Andaliman dan Duduk di Teras Warga Siosar

Pantun Arsik-Andaliman

Batak Channel - Kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Sumatera Utara, 14 Oktoboer 2017 dalam rangka kunjungan kerja membuat riuh. Khusus pada acara peresmian 52 kilometer jalan tol Sumatera Utara di Medan menghadirkan gelak tawa di tengah para hadirin yang mengikuti acara tersebut.

Monday, August 21, 2017

Heboh! Bunga Raflesia Ditemukan di Garoga - Tapanuli Utara

Batak Channel - Seorang warga lokal baru-baru ini mengklaim telah menemukan salah satu pohon yang cukup fenomenal, bunga Raflesia atau lebih dikenal bunga Bangkai. Warga yang berdomisili di desa Ramba Siala, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mengutarakan bahwa bunga yang ia temukan masih berumur 4 hari sejak mekar di pinggiran hutan tempat ia berladang.

Thursday, May 4, 2017